valentin
30th January 2009, 12:56 AM
Seorang bocah usia 4 tahun siang tadi 29/1/2009 meninggal setelah jatuh dari lantai 2 sebuah mall di daerah bogor.
kejadian bermula saat bocah tersebut melongok dari jendela yang terbuka lebar di salah satu koridor mall di lantai 2.
Bocah korban tewas akibat terjatuh dari lantai dua Plaza Jambu Dua Kota Bogor, Jawa Barat, langsung dimakamkan pihak keluarga, Kamis (29/1/2009) sore. Suasana duka pun masih menyelimuti keluarga korban.
Kediaman orang tua Muhamad Marzuk Wajid Zakir, korban tewas akibat jatuh dari Plaza Jambu Dua, di Bukit Cimanggu City Blok S IV Nomor 19 Bogor, Jawa Barat, masih diselimuti duka mendalam. Pihak keluarga seolah belum mengikhlaskan kepergian bocah berusia lima tahun, putera pasangan Darwin dan Rahmina ini.
Bibi korban mengaku, sebelum meninggal anak bungsu dari empat bersaudara ini terlihat sudah mempunyai perasat. "Karena dia selalu mencium kedua orang tua dan saudara-saudaranya," katanya di rumah Duka.
Atas kejadain ini pihak keluarga menyatakan, tidak akan menuntut pihak pengelola Palza Jambu Dua, mereka hanya meminta agar memperbaiki pasilitas yang membahayakan keselamatan jiwa, terutama anak-anak itu.
Seperti diketahui, kejadain tewasnya bocah ini, terjadi pukul 12.00 WIB. Korban yang mengalami luka berat pada bagian kepala ini tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit Salak, Bogor. okezone.com
kejadian bermula saat bocah tersebut melongok dari jendela yang terbuka lebar di salah satu koridor mall di lantai 2.
Bocah korban tewas akibat terjatuh dari lantai dua Plaza Jambu Dua Kota Bogor, Jawa Barat, langsung dimakamkan pihak keluarga, Kamis (29/1/2009) sore. Suasana duka pun masih menyelimuti keluarga korban.
Kediaman orang tua Muhamad Marzuk Wajid Zakir, korban tewas akibat jatuh dari Plaza Jambu Dua, di Bukit Cimanggu City Blok S IV Nomor 19 Bogor, Jawa Barat, masih diselimuti duka mendalam. Pihak keluarga seolah belum mengikhlaskan kepergian bocah berusia lima tahun, putera pasangan Darwin dan Rahmina ini.
Bibi korban mengaku, sebelum meninggal anak bungsu dari empat bersaudara ini terlihat sudah mempunyai perasat. "Karena dia selalu mencium kedua orang tua dan saudara-saudaranya," katanya di rumah Duka.
Atas kejadain ini pihak keluarga menyatakan, tidak akan menuntut pihak pengelola Palza Jambu Dua, mereka hanya meminta agar memperbaiki pasilitas yang membahayakan keselamatan jiwa, terutama anak-anak itu.
Seperti diketahui, kejadain tewasnya bocah ini, terjadi pukul 12.00 WIB. Korban yang mengalami luka berat pada bagian kepala ini tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit Salak, Bogor. okezone.com