PDA

View Full Version : 101 alasan (mengapa sebaiknya) bersalin normal


INDAH FASHION
12th February 2009, 05:54 PM
Di milis tertulis: Guys mau minta pendapatnya nih. Lbh enak mn, melahirkan sesar / normal. Tlg pencerahannya, ya. Khususnya bg yg sdh berpengalaman.
Pencerahan dtg . Ada yg menulis: "Yg pasti kalau operasi sesar enggak perlu ngeden. Sementara normal pake acr ngeden. Trus kl br bayi pertama, ngedennya biasanya msh blm bisa & bisa menyebabkan terjd banyak robekan pd vagina. Tp kl yang mimpin pinter (maksudnya bidan, Red), robekannya bs dikit. Jd pas dijahit enggak banyak. Habis gitu biasanya,6 jam kemudian ibu sdh jln-jln.
pd persalinan sesar terkadang ada ibu yg alergi sama benang jahitnya, sehingga timbul gatal-gatal pd bekas jahitan. Udah gitu 1-2 minggu kadang blm boleh turun dr tempat tidur. Kl masalah vagina melar pd persalinan normal sebetulnya sih enggak seekstrem itu. Krn sebetulnya vagina itu elastis. Jd kl emang bs lahir normal ya normal aja kecuali ada kondisi tertentu yg enggak memungkinkan utk lahir normal."
Jwbn yg diberikan cukup memberikan pencerahan dari dua belah sisi; baik dr sisi persalinan normal maupun sesar. Tpi hal lain yg mesti dicatat bagi ibu2 yang tengah menanti waktu melahirkan adalah persalinan sesar harus dilakukan berdasarkan indikasi medis. Artinya, tidak ada pilihan aman lainnya agar ibu &bayi selamat kecuali dgn persalinan sesar. Siapa saja yg memiliki indikasi ke arah persalinan sesar? Di antaranya ibu penderita asma berat, ibu dgn penyakit jantung, ibu yg janinnya terlilit tali pusat, ibu yg air ketubannya tidak mencukupi, dan ibu dgn tulang panggul sempit.
Tanpa indikasi medis, ibu sdh shrsnya menjalani persalinan normal. Namun agaknya, msh bnyk kesalahkaprahan dlm memandang persalinan sesar. Akibatnya, bersalin sesar / normal sama-sama dijadikan pilihan seperti halnya menu makanan. Memang benar, dokter bisa apa kalau ibu& ayah mendesak si jabang bayi dilahirkan di tanggal pesanan. Padahal tujuan sesar bkn utk mendptkan hari kelahiran di nomor cantik 8-8-8, apalagi menjaga vagina agar tak robek. Waduh-waduh, mahal betul harga yang harus dibayar, apalagi setelah sesar ada sederet "kerugian" yang harus dibayar. Ini dia:

* SAKIT DI TULANG BELAKANG
Byk ibu stlh sesar mengeluh sakit di bgn tulang belakang (tempat dilakukan suntik anastesi sebelum operasi). Keluhan ini umumnya terasa saat membungkukkan badan, mengambil sesuatu di lantai, atau mengangkat beban yg lumayan berat. Sumber rasa nyeri berada tepat pd bekas tusukan jarum suntik saat dilakukan bius lokal.
Alhasil, sehabis melahirkan sesar, ibu tdk disarankan melakukan gerakan yg terlalu mendadak & drastis serta hrs menghindari mengangkat beban berat. Umumnya jika keluhan ini berlarut-larut / intensitas sakitnya meningkat, ibu disarankan utk berkonsultasi pd dokter. Kalau perlu, akan dilakukan pemeriksaan penunjang, misalnya rontgen tulang belakang.
Pd ibu yg melahirkan normal, kondisi ini tidak terjadi. 40 hr bahkan 6 jam setelah bersalin, ibu bisa langsung beraktivitas normal.

* NYERI DI BEKAS SAYATAN
Pascaoperasi, saat efek anestesi hilang, nyeri di bekas sayatan bedah akan terasa.
Ibu melahirkan normal, setelah istirahat enam jam, paling-paling akan merasa letih/pegal-pegal. Rasa letih ini lekas hilang jk ibu byk bergerak.

* RASA KEBAL DI BEKAS SAYATAN
Keluhan lain sehabis operasi sesar adlh rasa kebal di bagian atas bekas sayatan operasi. Ini wajar karena saraf di daerah tersebut blh jd ada yg terputus akibat sayatan saat operasi. Butuh kira-kira 6-12 bln, sampai serabut saraf tersebut menyambung kembali.
Pd persalinan normal, putus saraf di perut dipastikan tdk ada.

* NYERI DI BEKAS JAHITAN
Keluhan ini sebetulnya wajar krn tubuh tengah mengalami luka, & penyembuhannya tidak bisa sempurna 100%. Apalagi jika luka tsb tergolong panjang dan dalam. Dalam operasi sesar ada 7 lapisan perut yg hrs disayat. Sementara saat proses penutupan luka, 7 lapisan tersebut dijahit satu demi satu menggunakan beberapa macam benang jahit.
Nah, dlm proses penyembuhan tak bisa dihindari terjadinya pembentukan jaringan parut. Jaringan parut inilah yang dapat menyebabkan nyeri saat melakukan aktivitas tertentu, terlebih aktivitas yang berlebihan/ aktivitas yg memberi penekanan di bagian tersebut.
Pd persalinan normal, walau ada jahitan pada vagina (ini juga tdk pada semua ibu), tapi efeknya tidak akan seperti kondisi ibu disesar. Ibu yg bersalin normal biasanya tidak akan mengeluhkan apa-apa pada jahitan tersebut.

* MUAL MUNTAH
Rasa mual-muntah yang umumnya timbul akibat sisa-sisa anestesi pd diri ibu.
Efek seperti ini, tdk ditemukan pd ibu bersalin normal. Yg ibu rasakan hanyalah perasaan letih, lapar, dan haus.

* MUNCUL KELOID DI BEKAS JAHITAN
Slm ms penyembuhan luka operasi, byk ibu yg gundah krn perutnya tak lagi mulus. Apalagi jk di bekas jahitan muncul benjolan memanjang yg disebut keloid. Munculnya keloid pd bekas sayatan operasi sesar biasanya disebabkan oleh paparan cairan ketuban yg mengandung faktor pertumbuhan sel, jenis benang jahit yang dipakai, teknik menjahit, serta bakat seseorang dalam reaksi jaringan.
Pada ibu yg bersalin normal, mendambakan perut yang tetap mulus seperti saat gadis bukanlah masalah berarti.

* GATAL DI BEKAS JAHITAN
Rasa gatal di bekas jahitan sangat mengganggu & mendorong ibu utk menggaruknya. Sedihnya, tdk disarankan bagi ibu utk menggaruk krn dikhawatirkan jahitan akan terbuka& menimbulkan dampak lebih parah. Rasa gatal bisa timbul akibat adanya infeksi pada daerah luka operasi seperti infeksi jamur atau karena reaksi penyembuhan luka yang berlebihan.
Bila penyebabnya infeksi biasanya akan tampak tanda radang di daerah jahitan (ditandai dengan kulit yang berwarna kemerahan, ada luka, ada cairan yang keluar, terasa panas, dan terasa nyeri bila ditekan). Berbeda bila disebabkan reaksi kulit yang berlebihan; kulit di daerah jahitan menebal dan mengeras serta menonjol dibanding permukaan kulit lainnya. Inilah yang disebut keloid.
Ibu bersalin normal tdk merasakan hal ini krn tdk ada luka sayatan di daerah perut.

* LUKA BERPELUANG INFEKSI
Ibu yg melahirkan secara sesar harus menjaga luka di perutnya agar jangan sampai terkena air dan terinfeksi. Proses penyembuhan luka bekas sesar biasanya berlangsung 10 hari.
Bagi ibu yang bersalin normal, perawatan luka kemungkinan dilakukan di bibir vagina yang diepisiotomi (digunting sedikit). Jika tak ada indikasi perlunya eposiotomi, setelah bersalin normal dan kembali bugar, ibu boleh mandi sesuka hati.

* MINUM ANTIBIOTIK
Utk mencegah infeksi pd luka sayatan sesar, pascaoperasi ibu akan diberi antibiotik utk beberapa hari ke depan. Jadi, sabar-sabar saja utk tdk putus obat sepanjang dosis yg ditentukan dokter.
Ibu bersalin normal, tidak perlu antibiotik. Yg mesti dipenuhi adlh asupan makanan empat sehat lima sempurna, dan minum min 8 gelas sehari.

* TAK BOLEH SEGERA HAMIL
Jarak aman antarkehamilan yg disarankan adalah 2 thn setelah sesar, meski ini bukan angka mati karena terpulang kembali pada kondisi masing-masing ibu. Idealnya, sehabis menjalani operasi sesar, tunda kehamilan sampai luka operasi dan jahitannya benar-benar sembuh dan kuat. Kehamilan selagi jahitan masih "basah" dan belum kuat dikhawatirkan membuatnya lepas dan selanjutnya membahayakan ibu seiring dengan membesarnya perut. Selain itu, tenggang waktu 2 tahun ini jg dimaksudkan utk memberi kesempatan pada organ-organ reproduksi maupun organ lainnya utk beristirahat.
Pd ibu yg bersalin normal, jarak setahun tidaklah masalah. Namun, tentu saja jarak kehamilan sedekat ini tdk dianjurkan krn tdk terlalu baik bg psikis anak yg sangat membutuhkan perhatian penuh sampai ia cukup mandiri & bs berbagi.

* MOBILISASI TERBATAS
Dlm waktu 24 jam, mobilisasi ibu pascapersalinan sesar mesti dilakukan scr lebih lama d& lebih bertahap. Tanpa itu, proses penyembuhan luka bs mengalami gangguan.
Ibu yg melahirkan normal, setelah 6 jam beristirahat hanya perlu tahapan singkat mobilisasi. Setelah itu, ibu dpt langsung beraktivitas seperti biasa.

* LATIHAN PERNAPASAN DAN BATUK
Latihan pernapasan & batuk bagi ibu sesar dimaksudkan untuk membantu mengeluarkan sisa-sisa anestesi. Tujuannya agar paru-paru benar-benar bersih dan terhindar dari risiko pneumonia.
Ibu bersalin normal tidak perlu susah-susah melakukan latihan napas & batuk. Cukup lakukan senam ringan yang akan membantu proses pemulihan.

* KEMUNGKINAN SEMBELIT
Sehabis menjalani operasi sesar, biasanya ibu baru bisa buang air besar beberapa hari kemudian.
Pd ibu yg bersalin normal, kondisi sembelit umumnya tidak ditemui.

* DIBATASI 3 ANAK
Mereka yg sudah menjalani 3x operasi sesar mau tidak mau harus bersedia disteril. Ini adlh standar medis di Indonesia guna menghindari hal-hal yang sangat membahayakan ibu maupun janinnya. Juga karena memang belum ada RS yg menyediakan teknologi mutakhir untuk melakukan operasi sesar keempat kalinya pada ibu yang sama.
Pada ibu yang melakukan persalinan normal, setelah bersalin anak ketiga, jika masih berencana ingin punya anak keempat & seterusnya boleh-boleh saja. Dgn catatan ibu mampu lahir & batin.

* SYARAT INI-ITU
Meski tergantung pd jenis anastesi yg digunakan, kemungkinan bsr sehabis disesar ibu tdk boleh langsung minum sampai mendapat izin dr dokter. Ibu sesar juga mesti mengalami pemasangan kateter sebelum operasi dimulai yang dilepas setelah 24 jam. Biasanya setelah kateter dilepas, ibu sulit buang air kecil.
Pd ibu yg melahirkan secara normal, minum dan makan bisa dilakukan kapan saja setelahnya. Selain itu, tidak ada proses pemasangan kateter dan BAK atau BAB bisa dilakukan langsung secara nornal.
Setelah operasi ibu yang bersalin sesar juga harus rela badannya ditusuk jarum infus yang tidak akan dirasakan oleh ibu yang bersalin normal.
Bagaimana? Apakah bersalin sesar msh dianggap lebih baik drpd secara alami? Sekali lagi, persalinan sesar hanya lebih baik jika memang terdapat indikasi medis pada ibu dan janin.
Gazali Solahuddin/berbagai sumber. Ilustrasi Pugoeh
REFERENCE TABLOID NAKITA