PDA

View Full Version : Indonesia vs Arab Saudi


rini.astuti
19th September 2008, 07:26 PM
Ketika melihat berita di salah satu tv swasta tentang orang berebut minta zakat di daerah Sidoarjo hati saya miris sekali. Karena akibat rebutan itu menewaskan sekitar 21 orang meninggal dunia, dan 7 orang luka-luka. Banyak pesan yang masuk ke stasiun tv swasta itu. Lebih-lebih isinya tentang bagaimana SBY menaggapi hal tersebut?
Ini sangat bertolak belakang dengan negara Arab Saudi. Teman saya yang kuliah di sana menceritakan bahwa kalau sudah masuk bulan puasa sangat susah sekali mencari orang untuk diberi sedekah. Apakah di sana rakyatnya banyak yang kaya atau memang budaya mereka yang malu untuk menerima sedekah ya?:confused:

triamiz
20th September 2008, 02:24 AM
Ketika melihat berita di salah satu tv swasta tentang orang berebut minta zakat di daerah Sidoarjo hati saya miris sekali. Karena akibat rebutan itu menewaskan sekitar 21 orang meninggal dunia, dan 7 orang luka-luka. Banyak pesan yang masuk ke stasiun tv swasta itu. Lebih-lebih isinya tentang bagaimana SBY menaggapi hal tersebut?
Ini sangat bertolak belakang dengan negara Arab Saudi. Teman saya yang kuliah di sana menceritakan bahwa kalau sudah masuk bulan puasa sangat susah sekali mencari orang untuk diberi sedekah. Apakah di sana rakyatnya banyak yang kaya atau memang budaya mereka yang malu untuk menerima sedekah ya?:confused:

Gak semua orang saudi itu kaya lho..
mungkin jaman dulu banyak yang gengsi cari kerjaan rendahan sehingga keliatannya semua cuma duduk dirumah meskipun sebenarnya mereka dari keluarga miskin, juga pada waktu itu bagi warga miskin mereka mendapat santunan dari pemerintah 2000 riyal perbulannya.

Tapi dg bergantinya waktu perubahan juga banyak terjadi. Sekarang banyak lho warga saudi yg punya pekerjaan kasar, misalnya pembantu, cleaning service, satpam dan sebagainya. Mereka kini juga bersaing dg orang asing untuk mendapat pekerjaan.
Ada kebijakan dari pemerintah untuk setiap instansi haruslah memiliki sekian persen pekerja berwarga negara saudi, dg demikian hampir semua lamaran kerja akan diterima. Tetapi tetap aja ada perbedaan kinerja antara orang saudi dan orang asing. Umumnya perusahaan lebih puas dengan para pekerja asing, memang ga semua tapi kebanyakan orang saudi itu 'lemot'.

Soal penerima sedekah/zakat disini juga bukannya gak ada, banyak malah. Kebanyakan mereka adalah warga negara Chad, Somali dan beberapa warga Afrika miskin yg tinggal di saudi secara ilegal. Ada juga dari Yaman, Pakistan, Afganistan dan beberapa negara lain yang juga tinggal secara ilegal tapi mereka telah bertahun tahun dan beranak cucu disini.

Pada bulan Ramadhan seperti ini mereka biasanya berkumpul disuatu tempat, biasanya menjelang maghrib. Ini memudahkan bagi orang yg ingin bersedekah karena tidak perlu mencari kesana kemari. Dan pd bulan puasa mereka 'naik pangkat' hehe..:p
maksudnya yg biasanya mereka berkeliaran di jalan2, mencari sisa2 makanan yg biasanya digantung di bak sampah oleh pembuangnya(makanan itu biasanya masih layak untuk dimakan) kini mereka cukup duduk menunggu orang bersedekah. Maklum orang lagi pada berlomba mencari pahala di bulan suci.
Untuk memberi zakat biasanya orang akan membayarkan melalui panitia2 yg ramai memasang stand menjelang hari raya. Ada juga orang2 yg menjual beras yg sudah di kantong2(sack) sehingga orang yg ingin berzakat tinggal membeli dan memberikan kepada yg berhak. Pada saat ini orang miskin biasanya sudah menunggu disekitar si penjual beras itu.

Jadi semua teratur dan tak ada keributan apalgi korban. Mungkin di Indo yang perlu ditata lagi adalah panitia pembagi zakat agar lebih menata rapi dan teratur untuk para penerima sedekah/zakatnya. Bagaimanapun tiap negara itu memang beda, dan bagi negara kita ya.. beginilah karena masih terlalu banyaknya warga miskin.