PDA

View Full Version : rawapening dan bukit cinta


valentin
28th February 2009, 05:29 PM
Rawa Pening merupakan sebuah danau alami yang terletak di Kabupaten Semarang. Luas rawa tersebut sekitar 2.670 hektare. Rawa pening mencakup wilayah kecamatan Tuntang, Banyubiru, Ambarawa, dan Bawen. Apabila dilihat dari udara, tampak bahwa rawa tersebut dikelilingi tiga gunung besar yaitu Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran. Sebuah pemandangan yang sangat indah!

Rawa Pening telah menjadi kisah tersendiri di legenda tradisional atau cerita rakyat Indonesia. Dengan keindahan dan kekayaan sumber hayatinya, Rawa Pening jugamenjadi bagian kekayaan Indonesia yang tak terpisahkan. Beragam cerita fiktif dan penelitian ilmiah selalu mengalir seiring aliran air Rawa Pening yang tidak pernah habis.

Beberapa situs sejarah terkenal juga terletak di pinggiran waduk Rawa Pening. Berawal dari Stasiun Tuntang yang dibangun pada masa penjajahan Belanda, rangkaian rel lokomotif yang sekarang sudah tidak berfungsi membentang dari Tuntang ke Kedung Jati - Godong - Purwodadi, rangkaian rel Tuntang ke Stasiun Ambarawa yang menyusuri sungai Tuntang dan menyeberang Rawa Pening, dan Stasiun legendaris yang di dalamnya tersimpan lokomotif-lokomotif uap yang sebagian masih bisa berfungsi, yaitu Stasiun Ambarawa.

Sebagaimana danau-danau yang lain, di Sekitar Rawa Pening juga terdapat beberapa tempat wisata seperti Bukit Cinta, sebuah bukit kecil yang ditata menjadi taman dengan pemandangan perbukitan, pegunungan, dan hamparan air jernih rawa yang tertutup tanaman enceng gondok. Selaian itu ada tempat biasa orang-orang sekitar mangkal sebelum memancing, yaitu sekitar bukit Asinan dan Jembatan Tuntang. Pemancingan dan kolam renang Muncul juga menjadi tempat tujuan orang berekreasi di sekitar Rawa Pening, karena tempat wisata itu menawarkan suasana sejuk, segar, tidak terlalu dingin, dan langsung berlatar belakang Rawa Pening!

Untuk aksi-aksi hiburan kadang juga terlaksana di sungai dan rawa itu, seperti balap perahu, lomba renang nyebrang sungai, lomba slulup, dan lomba lari di lumpur. Namun pada tahun-tahun belakangan ini, kegiatan tersebut sudah jarang bahkan tidak ada lagi karena sungai yang semakin dangkal dan air mulai tercemar limbah-limbah rumah tangga dan industri.

Namun tidak selamanya semua orang bangga dengan adanya rawa tersebut. Sebab kondisi alamnya saat ini sudah mulai rusak, tidak terawat, dan terbengkelai begitu saja. Permukaan airnya yang jernih telah tertutupi oleh sejenis gulma, atau tanaman air yang biasa disebut dengan enceng gondok. Kawanan tumbuhan yang hidup berkelompok, mempunyai akar yang panjang, mengapung, dan sangat cepat pertumbuhan dan penyebarannya.

Nelayan kecil yang menggantungkan hidupnya dari rawa tersebut, tidak bisa berbuat banyak untuk menghilangkan gulma itu dari kawasan rawa. Pertumbuhannya yang tidak terkontrol telah menghambat proses pencarian ikan, pengelolaan dan pembibitan ikan. Beberapa warga di desa-desa pinggir Rawa Pening telah lama menganggur karena hilangnya mata pencaharian mereka. Enceng gondok membuat rawa menjadi dangkal sehingga ikan, udang, atau hewan lainnya tidak bisa tumbuh dengan sehat atau normal. Pemndangan seperti itu tampak nyata, terutama di bagian sungai Tuntang, yaitu sungai yang sumber airnya berasal dari rawa tersebut.

Perhatian pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat dengan nasib nelayan dan petani ikan di Rawa Pening dirasakan masih sangat kurang. Hal itu dibuktikan dengan minimnya penyuluhan-penyuluhan dari pemerintah dan juga kwalitas atau mutu pendidikan di desa pinggiran. Banyak anak-anak desa itu yang putus sekolah atau bahkan tidak bersekolah karena faktor kemiskinan dari orang tuanya yang kebanyakan bermatapencaharian nelayan, petani, dan buruh.

Apakah kekayaan ini harus lenyap dari kantong Indonesia beserta lenyapnya nelayan dan petani ikan beserta anak-anaknya yang tidak bersekolah? Apakah juga keindahannya nantinya hanya bisa dinikmati lewat cerita-cerita khayalan lagi? Atau biarkan saja, toh rawa itu hilang beserta punahnya masyarakat sekitar tidak terlalu berpangaruh pada diri kita?

http://tbn2.google.com/images?q=tbn:J2yq_rUD0B_pjM:http://sofhaljamil.com/wp-content/uploads/2009/02/rawa_pening6-300x201.jpg http://tbn0.google.com/images?q=tbn:S1l0Lv9fzSAMCM:http://i121.photobucket.com/albums/o205/agusdemak/wordpress/rawa_pening.jpg http://tbn1.google.com/images?q=tbn:8Y7tYEQfKxdy5M:http://www.hotelwahidsalatiga.com/images/rawapening.jpg

akini
4th March 2009, 07:02 AM
nice place..............