PDA

View Full Version : Jasad Renik Pada Makanan


rhina1603
12th March 2009, 04:05 PM
Mengapa makanan bisa menjadi basi, lalu busuk? Dan, mengapa pula singkong yang sangat keras bisa berubah menjadi tapai khas kota kembang yang lembut dan manis?

Tahukah Anda, semua peristiwa tersebut tidak lepas dari campur tangan si mungil jasad renik?
Jasad renik atau mikroorganisma
Mikroorganisma atau jasad renik adalah mahluk hidup yang terdiri dari satu atau beberapa kumpulan sel dengan ukuran beberapa mikron (1 mikron = 0,001 mm). Sangat kecil, sehingga mahluk ini hanya bisa dilihat dengan mikroskop berukuran tertentu.

Setiap proses penguraian yang dilakukan oleh jasad renik bisa mengakibatkan berbagai perubahan; baik secara kimia maupun fisik. Karena itu, jasad renik disebut 'baik' jika perubahan yang dihasilkan menguntungkan (misalnya proses fermentasi) dan ia dikategorikan 'jahat' bila perubahan yang dihasilkan merugikan, contoh; makanan menjadi busuk.

Peran jasad renik dalam tubuh

Dalam proses enzimatik, proses perubahan yang dilakukan enzim, jasad renik berperan mengubah senyawa organik (karbohidrat, protein dan lemak) menjadi energi dan senyawa anorganik. Jadi tidaklah mengherankan kalau bahan makanan sejak bahan baku sampai menjadi bahan makanan yang siap di makan tidak terbebas dari dari kehadiran jasa renik, baik yang menguntungkan maupun yang merugikan

Keuntungan yang diberikan oleh jasad renik dalam berbagai macam proses makanan adalah:

1.Berperan di dalam proses fermentasi
Tempe, kecap, oncom, taoco, sosis, keju, tapai, bir, brem, anggur adalah beberapa jenis makanan yang dihasilkan dari proses fermentasi yang biasa dikenal sebagai 'peragian'. Ada beberapa jasad renik yang bertugas dalam proses peragian, seperti; Rhizopus oligosporus dan Rhizopus tolonifer digunakan untuk mengubah kacang kedelai menjadi tempe. Endomycopsis fibuligera juga mempunyai kemampuan mengubah tepung pati menjadi gula. Misalnya dalam pembuatan tapai singkong dan tapai ketan. Ada juga Rhizopus oryzae yang sanggup mengubah gula menjadi alkohol, jenis jasad renik ini banyak dipakai dalam pembuatan bir, brem, atau minuman anggur.

2.Meningkatan gizi makanan
Digunakan pada pembuatan tempe maupun bahan makanan lain, seperti: oncom, taoco, terasi dll. Dalam proses pembuatan tempe, protein kedelai diubah menjadi asam amino yang dapat lebih mudah diserap oleh tubuh.

3.Memperbaiki aroma dan rasa
Jika kacang kedelai direbus sebelum diolah, aromanya cenderung langu bila dibandingkan dengan kacang kedelai yang telah diolah melalui proses fermentasi dengan jasad renik, seperti: tempe, atau kecap. Demikian juga yang terjadi pada proses pengolahan makanan berbahan dasar susu.