triamiz
14th October 2008, 02:57 AM
Seorang pria dengan suara cemas menelephone dokter pribadi keluarga mereka.
Pria: Dokter, putra saya baru saja kembali dari luar negri. Dan ia menderita flu hongkong.
Dokter: Iya tuan, tadi saya sudah datangi rumah dan memeriksa putra tuan. Ia harus segera di karantina, sebelum ia menularkannya pada yang lain.
Pria: Tapi dokter, ia telah mencium pembantu kami.
Dokter: Kalau begitu pembantu tuan pun harus dikarantina.
Pria: Ya dokter, masalahnya saya pun telah mencium pembantu kami itu sesaat setelah putra saya meninggalkannya.
Dokter: Rumit sekali, tuan pun harus di karantina.
Pria: Tetapi dokter, setelah itu saya bertemu istri saya dan saya pun menciumnya.
Dokter: Ya Tuhan... saya pun harus dikarantina!!!???
:D :D :D
Pria: Dokter, putra saya baru saja kembali dari luar negri. Dan ia menderita flu hongkong.
Dokter: Iya tuan, tadi saya sudah datangi rumah dan memeriksa putra tuan. Ia harus segera di karantina, sebelum ia menularkannya pada yang lain.
Pria: Tapi dokter, ia telah mencium pembantu kami.
Dokter: Kalau begitu pembantu tuan pun harus dikarantina.
Pria: Ya dokter, masalahnya saya pun telah mencium pembantu kami itu sesaat setelah putra saya meninggalkannya.
Dokter: Rumit sekali, tuan pun harus di karantina.
Pria: Tetapi dokter, setelah itu saya bertemu istri saya dan saya pun menciumnya.
Dokter: Ya Tuhan... saya pun harus dikarantina!!!???
:D :D :D