setyowati79
10th June 2009, 08:10 PM
Korupsi......hm....mendengar kata korupsi, jadi serba salah.
Di Indonesia, yang namanya korupsi bisa dikatakan sudah mendarah daging. Mulai dari lapisan atas, sampai dengan lapisan bawah.
1. Korupsi waktu:datang terlambat, atau pulang terlalu awal.
2. Korupsi uang : mencatut uang (uang kantor kek, uang belanja kek, dan menerima yang bukan haknya.
Dua hal di atas adalah korupsi yang paling banyak kita lakukan, baik secara sadar, maupun secara tidak sadar. Dan biasanya dibarengi dengan segala bentuk kebohongan.
Untuk meminimalisasikan upaya dan budaya korupsi sebenarnya dapat diawali dari lingkungan keluarga. Dan semuanya diawali dengan kejujuran. Orangtua diharapkan menjadi panutan bagi putra-putrinya dalam bersikap. Contohnya: Seorang ayah sebaiknya lebih terbuka untuk jujur kepada istri mengenai jumlah penghasilan dalam sebulan, begitu juga apabila istri bekerja, juga bersikap yang sama kepada suami. Istri dalam mengelola keuangan keluarga juga terbuka memberikan laporan penggunaan uang belanja.
Diupayakan untuk meminimalisasikan kebohongan.
Kedengarannya memang sulit, karena sudah menjadi kodrat manusia selalu tergoda untuk berbohong. Tapi kalau tidak dicoba mulai dari sekarang, dari diri kita sendiri, bukankah bisa mengurangi (walau sedikit) jumlah orang yang melakukan korupsi. :D
Di Indonesia, yang namanya korupsi bisa dikatakan sudah mendarah daging. Mulai dari lapisan atas, sampai dengan lapisan bawah.
1. Korupsi waktu:datang terlambat, atau pulang terlalu awal.
2. Korupsi uang : mencatut uang (uang kantor kek, uang belanja kek, dan menerima yang bukan haknya.
Dua hal di atas adalah korupsi yang paling banyak kita lakukan, baik secara sadar, maupun secara tidak sadar. Dan biasanya dibarengi dengan segala bentuk kebohongan.
Untuk meminimalisasikan upaya dan budaya korupsi sebenarnya dapat diawali dari lingkungan keluarga. Dan semuanya diawali dengan kejujuran. Orangtua diharapkan menjadi panutan bagi putra-putrinya dalam bersikap. Contohnya: Seorang ayah sebaiknya lebih terbuka untuk jujur kepada istri mengenai jumlah penghasilan dalam sebulan, begitu juga apabila istri bekerja, juga bersikap yang sama kepada suami. Istri dalam mengelola keuangan keluarga juga terbuka memberikan laporan penggunaan uang belanja.
Diupayakan untuk meminimalisasikan kebohongan.
Kedengarannya memang sulit, karena sudah menjadi kodrat manusia selalu tergoda untuk berbohong. Tapi kalau tidak dicoba mulai dari sekarang, dari diri kita sendiri, bukankah bisa mengurangi (walau sedikit) jumlah orang yang melakukan korupsi. :D