setyowati79
9th September 2009, 12:56 AM
Kira2 3 hari yl, aku meng-add seseorang untuk menjadi temanku di fb. Namanya Ki Rahman. Tau2 dia mengajak aku chat di fb. Dia tanya ada dengan status fb aku. Trus aku jelasin masalah aku. Trus aku tanya, apa pekerjaan dia. Dia jawab, penulis cerita sekaligus wartawan di majalah yg membahas masalah mistik. Ok. Dia tanya, hobbynya apa? Aku bilang aja, traveling, wisata kuliner n ketemu orang2 baru. Eh, tiba2 dia suruh aku buka usaha makanan. Katanya aku harus merdeka.Wew, dah mulai ngelantur kan? Dia makin berusaha memaksakan pendapatnya. Aku jawab aja, aku sih pegang prinsip" kun fayakun" klo emang rejeki, gak akan lari kemana-mana kok. Aku dah mulai curiga, nih org mau nawarin barang, model dukun2 yg ada di iklan2nya majalah misteri. Sehari kemudian, dia mulai memposting no hapenya dia di status fbnya.
Malamnya, dia mulai memposting artikel mengenai susuk dan pengasihan. Di ujung bawah artikel itu, tertera no telp, alamat, dan no rek.
Eh, baru aja, daku melihat dia memposting ttg salah satu bintang porno amerika keturunan asia yang dikabarkan meninggal terkena AIDS.
Dasarnya aku gak percaya 100%, aku browsing mencari info yg mendukung kebenaran berita tsb. Wikipedia, Forum2 lain, tidak ada yg memberitakan hal tsb.
Akhirnya, daku tegur orang itu. Dia bilang dia mau memuat seri itu di majalahnya.
Aku bilang sama dia, dari mana dapat sumber berita tsb. KAtanya dari holywood. Aku bilang lagi, klo dari holywood, gak mungkin, krn pasti akan muncul di E!-online.
Aku bilang sama dia. Jgn suka menyebarkan hoax yg keterlaluan lah. Kamu mengaku wartawan. Tetapi kamu menyebarkan berita bohong. Kasihan kan orang yg membaca berita tsb n percaya kebenaran berita tsb. Boleh bohong, tapi jgn keterlaluan. Boleh hiperbola, tapi jgn keterlaluan.
Klo aku memperhatikan "terutama" berita2 yg disajikan oleh majalah, koran, dan tabloid yg abal2 spt itu, saya menjamin bahwa 90% beritanya ya abal2 juga.
Yang saya heran, kenapa kok masyarakat di negeri ini, masih senang dibohongi. Salah satu majalah tadi menuliskan ajian2 untuk pengasih, pelet dsb. Saya berani jamin, klo semua itu bulshit. Ilmu2 tadi hanya disampaikan 40%nya saja. Sisanya sudah modifikasi secara ngaco. Tidak seharusnya ilmu2 spt itu diobral bak kacang goreng. Herannya, majalah itu laku keras lho. Padahal, 80% isinya iklan paranormal2 penipu yg mematok harga jutaan rupiah untuk konsultasi dan tetekbengek lainnya.
Malamnya, dia mulai memposting artikel mengenai susuk dan pengasihan. Di ujung bawah artikel itu, tertera no telp, alamat, dan no rek.
Eh, baru aja, daku melihat dia memposting ttg salah satu bintang porno amerika keturunan asia yang dikabarkan meninggal terkena AIDS.
Dasarnya aku gak percaya 100%, aku browsing mencari info yg mendukung kebenaran berita tsb. Wikipedia, Forum2 lain, tidak ada yg memberitakan hal tsb.
Akhirnya, daku tegur orang itu. Dia bilang dia mau memuat seri itu di majalahnya.
Aku bilang sama dia, dari mana dapat sumber berita tsb. KAtanya dari holywood. Aku bilang lagi, klo dari holywood, gak mungkin, krn pasti akan muncul di E!-online.
Aku bilang sama dia. Jgn suka menyebarkan hoax yg keterlaluan lah. Kamu mengaku wartawan. Tetapi kamu menyebarkan berita bohong. Kasihan kan orang yg membaca berita tsb n percaya kebenaran berita tsb. Boleh bohong, tapi jgn keterlaluan. Boleh hiperbola, tapi jgn keterlaluan.
Klo aku memperhatikan "terutama" berita2 yg disajikan oleh majalah, koran, dan tabloid yg abal2 spt itu, saya menjamin bahwa 90% beritanya ya abal2 juga.
Yang saya heran, kenapa kok masyarakat di negeri ini, masih senang dibohongi. Salah satu majalah tadi menuliskan ajian2 untuk pengasih, pelet dsb. Saya berani jamin, klo semua itu bulshit. Ilmu2 tadi hanya disampaikan 40%nya saja. Sisanya sudah modifikasi secara ngaco. Tidak seharusnya ilmu2 spt itu diobral bak kacang goreng. Herannya, majalah itu laku keras lho. Padahal, 80% isinya iklan paranormal2 penipu yg mematok harga jutaan rupiah untuk konsultasi dan tetekbengek lainnya.