chichi_deh
6th November 2008, 02:08 PM
Subject: TERAPI PELUKAN
Silahkan dicoba.
12 Pelukan Sehari, Dijamin Tak Sakit-Sakitan Lagi
"Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 4 pelukan sehari. Untuk
kesehatan, kita butuh 8 pelukan perhari. Untuk pertumbuhan, awet muda,
kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan perhari," kata Virginia Satir,
terapis keluarga. Mungkin, Anda sedikit heran, benarkah pelukan
memiliki kekuatan yang begitu hebat, hingga bisa membuat sehat, panjang
umur, dan awet muda? Kapan terakhir kali Anda memeluk seseorang atau
seseorang memeluk Anda? Jika jawabannya jarang atau bahkan tidak pernah
sama sekali, coba ingat-ingat, apa yang belakangan ini Anda rasakan?
Bisa jadi Anda sering sakit-sakitan, depresi, stres, sakit kepala, dan
emosional. Berbagai penelitian menunjukkan terapi pelukan bisa
menyembuhkan penyakit fisik dan psikis. Bisa mengatasi stres, depresi
dan lain-lain. Orang yang dipeluk, ataupun memeluk, merasakan adanya
kekuatan cinta yang mengelilingi mereka. Kekuatan ini yang membuat
kekebalan tubuh kita semakin meningkat.
Pelukan Damai:
Saat berpelukan, tubuh melepaskan oxytocin , hormon yang
berhubungan dengan perasaan damai dan cinta. Hormon oxytocin
ini membuat jantung dan pikiran sehat. Hormon oxytocin ini baru
bisa keluar jika manusia memiliki kehidupan sehat, merasa damai dan
tentram. Terapi pelukan hampir sama dengan terapi jalan kaki. Terapi
pelukan meningkatkan keseimbangan tubuh, kesehatan, dan mengurangi
tingkat stres, khususnya para profesional muda yang bekerja di kota
metropolitan. Pelukan bukan berarti Anda harus mencari suami atau
kekasih untuk melakukan hal ini. Pelukan dapat dilakukan pada siapa saja
dengan penuh kasih dan damai. Tentu saja pelukan ini bukan berkonotasi
negatif apalagi mengikutsertakan gairah. Pelukan ini juga bukan 'pelukan
sosial', seperti berjabat tangan, mencium pipi kiri dan kanan, seperti
yang dilakukan oleh budaya masyarakat beberapa negara pada saat pesta
atau pertama kali bertemu.Pelukan yang dimaksud adalah pelukan saling
menyentuh, tubuh dengan tubuh saling mengikat dan menyentuh. Ketika
saling berpelukan, akan terasa perasaan nyaman dan damai.
Di Indonesia juga beberapa negara lainnya berpelukan
hanya dilakukan pada pasangan suami istri, saudara, orang tua ke
anaknya. Di Amerika sebuah lembaga ada yang mengkoordinir untuk
mengadakan Free Hug di jalanan. Jangan kaget jika suatu hari, saat Anda
berkunjung ke Amerika dan Eropa, melihat beberapa orang dengan papan
besar di dada, bertuliskan Free Hug. Mereka adalah para relawan yang
memberikan terapi pelukan pada setiap orang yang membutuhkan.
Anak Tumbuh Sehat :
"Tapi, kita harus ingat. Walau sekadar jabat tangan dan
menyentuh pipi dengan pipi, ini juga ada manfaatnya. Ada rasa
kehangatan ketika kita saling berjabat tangan. Namun bila ini
dilakukan lebih dari ini, yaitu dengan pelukan erat. Tentu lebih
bermanfaat, unsur terapinya lebih tinggi," ujar Dr. Bhagat, salah satu
doktor yang meneliti pengaruh pelukan di India. Diharapkan masyarakat
mengerti akan manfaat sentuhan dan pelukan. Sehingga pasangan suami
istri, semakin sering berpelukan dan bersentuhan. Juga makin sering
memeluk anak-anaknya. Seluruh bagian di kulit kita memiliki organ
perasa. Dari ujung kaki hingga kepala adalah area yang sensitif bila
disentuh. Bahkan ketika bayi masih di dalam kandungan walau dilindungi
air ketuban, ia sangat menyukai sentuhan kasih sayang dari ke dua orang
tuanya. Jika sering disentuh, bayi dalam kandungan akan tumbuh menjadi
bayi yang sehat dengan pertumbuhan yang bagus. Selain itu secara psikis
bayi akan tumbuh menjadi seorang yang penyayang.
Anak-anak yang sering disentuh, dibelai dan dipeluk oleh
orang tuanya juga akan tumbuh menjadi anak yang sehat. Mereka akan
merasa nyaman dan memiliki kepercayaan diri. Pertumbuhan dan kesehatan
pun lebih bagus dibanding dengan anak-anak yang jarang disentuh,
dibelai dan dipeluk.
Pada orang tua pun, sentuhan dan pelukan sangat
berarti.Apalagi pada saat kehilangan seseorang, depresi, stres.
Dengan berpelukan, orang dewasa merasa ada orang yang memperhatikan,
ada orang yang mencintainya, membutuhkannya. Seluruh kulit kita, sangat
peka dengan pelukan, dan sangat membutuhkan sentuhan hangat dan erat.
Transformasi Rasa Nyaman:
Seorang master reiki di Mumbai, India, berkata," pelukan
salah satu alat untuk bertransformasi. Dengan pelukan satu pribadi
dengan pribadi lain semakin dekat. Jika hubungan Anda dengan orang
lain renggang. Salah satu cara agar hubungan itu menghangat dengan
memeluknya.
Jika rumah tangga Anda diambang kehancuran, cobalah
memeluk pasangan Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan
bercerai. Selain itu, hidup Anda berdua akan lebih bahagia, sehat, dan
awet muda. Serta Anda akan terhindar dari stress dan depresi. "Dr.
Harold Voth, senior psikiater di Kansas, Amerika Serikat telah
melakukan riset dengan beberapa ratus orang. Hasilnya, mereka yang
berpelukan mampu mengusir depresi, meningkatkan kekebalan tubuh, awet
muda, tidur lebih nyenyak, lebih sehat.
Jika Bayi atau anak-anak rewel atau sakit. Jangan
biarkan mereka sendirian. Peluklah. Dengan memeluk, mereka akan merasa
nyaman. Sehingga kekebalan tubuhnya lebih baik, dan kesehatan mereka pun
akan jauh lebih baik. Anda sebagai orang tua pun mendapatkan efek baik
dari terapi pelukan ini. Anda akan jauh lebih sehat, muda, terbebas dari
depresi. Pelukan dapat menyembukan sakit fisik dan psikis. Sentuhan
yang dihasilkan dari pelukan membantu mengurangi rasa sakit.
Beberapa penyakit parah sering kali membuat penderitanya
merasa prustasi, marah, tak mungkin penyakitnya bisa disembuhkan.
Dengan pelukan, pasien yang prustasi ini merasa nyaman. Pelukan
memberikan energi positif pada emosi pasien. Sehingga mengubah emosi
negatifnya menjadi emosi positif. Apalagi bila pasien mendapatkan
pelukan dari orang yang dicintainya. Bukankah cinta itu adalah kekuatan
yang maha dahsyat, dan pelukan adalah salah satu cara untuk menyatakan
cinta, atau suatu bentuk cinta.
Selamat menikmati & memberikan pelukan hangat bagi orang-2
yang Anda cintai , dengan ketulusan...
DO IT NOW !
Silahkan dicoba.
12 Pelukan Sehari, Dijamin Tak Sakit-Sakitan Lagi
"Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 4 pelukan sehari. Untuk
kesehatan, kita butuh 8 pelukan perhari. Untuk pertumbuhan, awet muda,
kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan perhari," kata Virginia Satir,
terapis keluarga. Mungkin, Anda sedikit heran, benarkah pelukan
memiliki kekuatan yang begitu hebat, hingga bisa membuat sehat, panjang
umur, dan awet muda? Kapan terakhir kali Anda memeluk seseorang atau
seseorang memeluk Anda? Jika jawabannya jarang atau bahkan tidak pernah
sama sekali, coba ingat-ingat, apa yang belakangan ini Anda rasakan?
Bisa jadi Anda sering sakit-sakitan, depresi, stres, sakit kepala, dan
emosional. Berbagai penelitian menunjukkan terapi pelukan bisa
menyembuhkan penyakit fisik dan psikis. Bisa mengatasi stres, depresi
dan lain-lain. Orang yang dipeluk, ataupun memeluk, merasakan adanya
kekuatan cinta yang mengelilingi mereka. Kekuatan ini yang membuat
kekebalan tubuh kita semakin meningkat.
Pelukan Damai:
Saat berpelukan, tubuh melepaskan oxytocin , hormon yang
berhubungan dengan perasaan damai dan cinta. Hormon oxytocin
ini membuat jantung dan pikiran sehat. Hormon oxytocin ini baru
bisa keluar jika manusia memiliki kehidupan sehat, merasa damai dan
tentram. Terapi pelukan hampir sama dengan terapi jalan kaki. Terapi
pelukan meningkatkan keseimbangan tubuh, kesehatan, dan mengurangi
tingkat stres, khususnya para profesional muda yang bekerja di kota
metropolitan. Pelukan bukan berarti Anda harus mencari suami atau
kekasih untuk melakukan hal ini. Pelukan dapat dilakukan pada siapa saja
dengan penuh kasih dan damai. Tentu saja pelukan ini bukan berkonotasi
negatif apalagi mengikutsertakan gairah. Pelukan ini juga bukan 'pelukan
sosial', seperti berjabat tangan, mencium pipi kiri dan kanan, seperti
yang dilakukan oleh budaya masyarakat beberapa negara pada saat pesta
atau pertama kali bertemu.Pelukan yang dimaksud adalah pelukan saling
menyentuh, tubuh dengan tubuh saling mengikat dan menyentuh. Ketika
saling berpelukan, akan terasa perasaan nyaman dan damai.
Di Indonesia juga beberapa negara lainnya berpelukan
hanya dilakukan pada pasangan suami istri, saudara, orang tua ke
anaknya. Di Amerika sebuah lembaga ada yang mengkoordinir untuk
mengadakan Free Hug di jalanan. Jangan kaget jika suatu hari, saat Anda
berkunjung ke Amerika dan Eropa, melihat beberapa orang dengan papan
besar di dada, bertuliskan Free Hug. Mereka adalah para relawan yang
memberikan terapi pelukan pada setiap orang yang membutuhkan.
Anak Tumbuh Sehat :
"Tapi, kita harus ingat. Walau sekadar jabat tangan dan
menyentuh pipi dengan pipi, ini juga ada manfaatnya. Ada rasa
kehangatan ketika kita saling berjabat tangan. Namun bila ini
dilakukan lebih dari ini, yaitu dengan pelukan erat. Tentu lebih
bermanfaat, unsur terapinya lebih tinggi," ujar Dr. Bhagat, salah satu
doktor yang meneliti pengaruh pelukan di India. Diharapkan masyarakat
mengerti akan manfaat sentuhan dan pelukan. Sehingga pasangan suami
istri, semakin sering berpelukan dan bersentuhan. Juga makin sering
memeluk anak-anaknya. Seluruh bagian di kulit kita memiliki organ
perasa. Dari ujung kaki hingga kepala adalah area yang sensitif bila
disentuh. Bahkan ketika bayi masih di dalam kandungan walau dilindungi
air ketuban, ia sangat menyukai sentuhan kasih sayang dari ke dua orang
tuanya. Jika sering disentuh, bayi dalam kandungan akan tumbuh menjadi
bayi yang sehat dengan pertumbuhan yang bagus. Selain itu secara psikis
bayi akan tumbuh menjadi seorang yang penyayang.
Anak-anak yang sering disentuh, dibelai dan dipeluk oleh
orang tuanya juga akan tumbuh menjadi anak yang sehat. Mereka akan
merasa nyaman dan memiliki kepercayaan diri. Pertumbuhan dan kesehatan
pun lebih bagus dibanding dengan anak-anak yang jarang disentuh,
dibelai dan dipeluk.
Pada orang tua pun, sentuhan dan pelukan sangat
berarti.Apalagi pada saat kehilangan seseorang, depresi, stres.
Dengan berpelukan, orang dewasa merasa ada orang yang memperhatikan,
ada orang yang mencintainya, membutuhkannya. Seluruh kulit kita, sangat
peka dengan pelukan, dan sangat membutuhkan sentuhan hangat dan erat.
Transformasi Rasa Nyaman:
Seorang master reiki di Mumbai, India, berkata," pelukan
salah satu alat untuk bertransformasi. Dengan pelukan satu pribadi
dengan pribadi lain semakin dekat. Jika hubungan Anda dengan orang
lain renggang. Salah satu cara agar hubungan itu menghangat dengan
memeluknya.
Jika rumah tangga Anda diambang kehancuran, cobalah
memeluk pasangan Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan
bercerai. Selain itu, hidup Anda berdua akan lebih bahagia, sehat, dan
awet muda. Serta Anda akan terhindar dari stress dan depresi. "Dr.
Harold Voth, senior psikiater di Kansas, Amerika Serikat telah
melakukan riset dengan beberapa ratus orang. Hasilnya, mereka yang
berpelukan mampu mengusir depresi, meningkatkan kekebalan tubuh, awet
muda, tidur lebih nyenyak, lebih sehat.
Jika Bayi atau anak-anak rewel atau sakit. Jangan
biarkan mereka sendirian. Peluklah. Dengan memeluk, mereka akan merasa
nyaman. Sehingga kekebalan tubuhnya lebih baik, dan kesehatan mereka pun
akan jauh lebih baik. Anda sebagai orang tua pun mendapatkan efek baik
dari terapi pelukan ini. Anda akan jauh lebih sehat, muda, terbebas dari
depresi. Pelukan dapat menyembukan sakit fisik dan psikis. Sentuhan
yang dihasilkan dari pelukan membantu mengurangi rasa sakit.
Beberapa penyakit parah sering kali membuat penderitanya
merasa prustasi, marah, tak mungkin penyakitnya bisa disembuhkan.
Dengan pelukan, pasien yang prustasi ini merasa nyaman. Pelukan
memberikan energi positif pada emosi pasien. Sehingga mengubah emosi
negatifnya menjadi emosi positif. Apalagi bila pasien mendapatkan
pelukan dari orang yang dicintainya. Bukankah cinta itu adalah kekuatan
yang maha dahsyat, dan pelukan adalah salah satu cara untuk menyatakan
cinta, atau suatu bentuk cinta.
Selamat menikmati & memberikan pelukan hangat bagi orang-2
yang Anda cintai , dengan ketulusan...
DO IT NOW !