marimakan
30th September 2010, 03:20 PM
http://id.bo.openrice.com/UserPhoto/Article/0/1/0000A0C218FDD4E9750D7Dl.jpg
Merasa stres karena tekanan pekerjaan atau banyaknya aktivitas yang menumpuk? Kebanyakan orang tidak sadar makanan yang mereka makan bisa ikut mempengaruhi tingkat stres. Makanan asin yang tinggi kolesterol seperti keripik misalnya bisa memperparah stres. Lalu makanan seperti apa yang bisa membantu kita mengurangi gejala stres ini?
1.Brokoli
Sayuran hijau yang mudah dimasak ini masih tergolong keluarga kubisan-kubisan yang mengandung asam folat. Asam folat selama ini dipercaya mampu membantu mengurangi stres dan mempercepat proses penyembuhan bagi mereka yang baru saja menderita sakit berat. Selain itu, brokoli juga disinyalir dapat mencegah dan menghambat berkembangnya sel kanker dalam tubuh manusia.
2.Kacang-kacangan
Kacang-kacangan sudah sejak lama diketahui sumber protein juga serat yang kaya akan gizi seperti halnya mineral. Kacang-kacangan juga menjaga agar kadar hormon stres cortisol tetap rendah. Akan tetapi, kacang-kacangan tinggi kalori. Jika kita sedang menjaga berat badan, pastikan mengonsumsi tidak lebih dari 12 biji sehari.
3. Tortilla chips
Tortilla chips yang lezat mengandung banyak zat serotonin yang berfungsi layaknya obat penenang bagi tubuh. Camilan tortilla chips yang saat ini bervariasi banyak beredar di pasaran bisa dengan mudah kita dapatkan. Selain itu juga jauhi dulu camilan yang mengandung banyak MSG dan gorengan.
4. Sorbet dengan waffel
Sorbet merupakan makanan penutup berupa buah beku. Makanan ini terbuat dari pemanis dan bubur buah (buah yang sudah dihaluskan). Sorbet benar-benar membantu menurunkan hormon yang memproduksi kecemasan, khususnya glucocorticoid, hormon stres yang berkaitan dengan penyimpanan lemak di perut. Untuk memperkaya rasa sorbet, kita mencampurkan waffel juga wafer bersama sorbet.
5. Cokelat hitam dan cokelat hangat
Cokelat mengandung lebih dari 300 komponen berbeda, termasuk anandamide, zat kimia yang meniru efek ganja dalam otak dan theobromine, stimulan ringan. Tapi, pastikan memilih cokelat hitam dengan kandungan bubuk cokelat lebih dari 70 persen. Kita juga bisa mengkonsumsi cokelat dalam bentuk minuman hangat akan meningkatkan suhu tubuh, sehingga membuat kita merasa lebih nyaman.
6. Susu
Cobalah minum segelas susu. Susu mengandung tryptophan, yang akan diubah menjadi serotonin. Selain itu, kandungan kalsium, magnesium dan kalium di dalamnya bisa membantu menurunkan tekanan darah. Segelas susu hangat akan memberikan efek yang sama dengan segelas cokelat hangat. Bagi tubuh, ion negatif dalam air hangat juga akan membantu melepaskan ketegangan.
7. Kelengkeng
Seperti namanya, Euphoria longana, kelengkeng atau lengkeng bisa memberikan efek euforia. Dalam therapi makanan dan obat-obatan Cina, kelengkeng dipercaya memiliki efek relaksasi. Selain menimbulkan efek psikologis positif karena sifat manis yang dihasilkannya, glukosa dan fruktosa yang tinggi dalam kelengkeng berfungsi sebagai penghasil energi dan pemulih stamina. Selain glukosa dan fruktosa, daging buah lengkeng juga mengandung nutrisi yang sangat baik bagi kesehatan.
8. Jeruk
Tidak perlu diperdebatkan lagi, jeruk kaya dengan vitamin C. Studi menyatakan vitamin C ini dapat mengurangi tingkat hormon stres dengan memperkuat sistem kekebalan. Jika pekerjaan kita melibatkan tingkat stress yang tinggi, kita bisa mempertimbangkan mengkonsumsi suplemen vitamin C. Dalam satu studi bahkan dibuktikan tekanan darah dan tingkat cortisol kembali normal lebih cepat ketika orang mengkonsumsi 3000 milligram vitamin C saat ia melakukan tugas yang penuh stres.
(http://id.openrice.com/)
Merasa stres karena tekanan pekerjaan atau banyaknya aktivitas yang menumpuk? Kebanyakan orang tidak sadar makanan yang mereka makan bisa ikut mempengaruhi tingkat stres. Makanan asin yang tinggi kolesterol seperti keripik misalnya bisa memperparah stres. Lalu makanan seperti apa yang bisa membantu kita mengurangi gejala stres ini?
1.Brokoli
Sayuran hijau yang mudah dimasak ini masih tergolong keluarga kubisan-kubisan yang mengandung asam folat. Asam folat selama ini dipercaya mampu membantu mengurangi stres dan mempercepat proses penyembuhan bagi mereka yang baru saja menderita sakit berat. Selain itu, brokoli juga disinyalir dapat mencegah dan menghambat berkembangnya sel kanker dalam tubuh manusia.
2.Kacang-kacangan
Kacang-kacangan sudah sejak lama diketahui sumber protein juga serat yang kaya akan gizi seperti halnya mineral. Kacang-kacangan juga menjaga agar kadar hormon stres cortisol tetap rendah. Akan tetapi, kacang-kacangan tinggi kalori. Jika kita sedang menjaga berat badan, pastikan mengonsumsi tidak lebih dari 12 biji sehari.
3. Tortilla chips
Tortilla chips yang lezat mengandung banyak zat serotonin yang berfungsi layaknya obat penenang bagi tubuh. Camilan tortilla chips yang saat ini bervariasi banyak beredar di pasaran bisa dengan mudah kita dapatkan. Selain itu juga jauhi dulu camilan yang mengandung banyak MSG dan gorengan.
4. Sorbet dengan waffel
Sorbet merupakan makanan penutup berupa buah beku. Makanan ini terbuat dari pemanis dan bubur buah (buah yang sudah dihaluskan). Sorbet benar-benar membantu menurunkan hormon yang memproduksi kecemasan, khususnya glucocorticoid, hormon stres yang berkaitan dengan penyimpanan lemak di perut. Untuk memperkaya rasa sorbet, kita mencampurkan waffel juga wafer bersama sorbet.
5. Cokelat hitam dan cokelat hangat
Cokelat mengandung lebih dari 300 komponen berbeda, termasuk anandamide, zat kimia yang meniru efek ganja dalam otak dan theobromine, stimulan ringan. Tapi, pastikan memilih cokelat hitam dengan kandungan bubuk cokelat lebih dari 70 persen. Kita juga bisa mengkonsumsi cokelat dalam bentuk minuman hangat akan meningkatkan suhu tubuh, sehingga membuat kita merasa lebih nyaman.
6. Susu
Cobalah minum segelas susu. Susu mengandung tryptophan, yang akan diubah menjadi serotonin. Selain itu, kandungan kalsium, magnesium dan kalium di dalamnya bisa membantu menurunkan tekanan darah. Segelas susu hangat akan memberikan efek yang sama dengan segelas cokelat hangat. Bagi tubuh, ion negatif dalam air hangat juga akan membantu melepaskan ketegangan.
7. Kelengkeng
Seperti namanya, Euphoria longana, kelengkeng atau lengkeng bisa memberikan efek euforia. Dalam therapi makanan dan obat-obatan Cina, kelengkeng dipercaya memiliki efek relaksasi. Selain menimbulkan efek psikologis positif karena sifat manis yang dihasilkannya, glukosa dan fruktosa yang tinggi dalam kelengkeng berfungsi sebagai penghasil energi dan pemulih stamina. Selain glukosa dan fruktosa, daging buah lengkeng juga mengandung nutrisi yang sangat baik bagi kesehatan.
8. Jeruk
Tidak perlu diperdebatkan lagi, jeruk kaya dengan vitamin C. Studi menyatakan vitamin C ini dapat mengurangi tingkat hormon stres dengan memperkuat sistem kekebalan. Jika pekerjaan kita melibatkan tingkat stress yang tinggi, kita bisa mempertimbangkan mengkonsumsi suplemen vitamin C. Dalam satu studi bahkan dibuktikan tekanan darah dan tingkat cortisol kembali normal lebih cepat ketika orang mengkonsumsi 3000 milligram vitamin C saat ia melakukan tugas yang penuh stres.
(http://id.openrice.com/)