PDA

View Full Version : Miris Ibunda Cinta Laura


giamariana
9th July 2008, 09:46 PM
"Mengapa? Karena tidak semua orang memiliki orang memiliki faktor lucky. Cinta Laura punya nilai jual tinggi dan juga memiliki faktor lucky." Gitu kata ibunya Laura di Nova edisi minggu ini.

Sebagai ibu dari satu anak perempuan, saya miris lho baca itu. Anak kok kayak dianggap barang gitu, punya nilai jual. Apa zaman sekarang memang harus begitu, apa-apa dijual?

ajiban
14th July 2008, 09:37 PM
nilai jyual kan bukan hanya barang sajchua....
SDM pun jchuga harus punya nilai jchual, sepertinya ibunda cincha lawlah terlalu sensitif....

/* pake gaya ngomong cincha lawlah :D

La Fontana
21st July 2008, 01:30 AM
kalo saya lihat ibunya Cinta lawra ini terlalu berambisi (over dosis) dan memaksa anak , bisa di baca di semua komentnya. Sudah keluar batas kalo menurut saya, lama lama cinta bakal stress someday......pada titik puncak dari paksaan sang ibu.
Cara ibu cinta , itu TERLALU BERLEBIHAN, MENGKOMODITIKAN SANG ANAK ...., KARENA DIA MELIHAT ADANYA PELUANG ......, apa yg cinta lakukan itu sepertinya ambisi sang ibu yg tak tercapai, jadi dia menekan sang anak ......
Saya tak respek melihat Ibunya Cinta. Seharusnya sebagai ibu dia membimbing , bukan menjadikan anak sebagai mesin duit dan mengejar ketenaran semata.

rian_2802
24th July 2008, 09:17 AM
kalo saya melihat mungkin benar ibu cinta laura terlalu berambisi tapi tergantung dari cintanya juga dia mau atau tidak dijadikan mesin duit sm ortunya,kl cinta nya fun-fun aja ngak jd masalah sebenernya....tp mungkin di batas waktu tertentu cinta akan merasakan kejenuhan......;)

reva
25th July 2008, 02:08 PM
Selagi CINTAnya fine2 aja, nggak merasa diperbudak ibunya kenapa kita yg repot ???

bintang
25th July 2008, 05:54 PM
:D yah...namanya lagi laris...

giamariana
25th July 2008, 10:21 PM
Selagi CINTAnya fine2 aja, nggak merasa diperbudak ibunya kenapa kita yg repot ???

Bisa aja sih Cinta hepi, dan memang kelihatannya begitu. Saya justru mempertanyakan sang mami. Cinta masih anak-anak, dan dia berhak mendapatkan masa remajanya.