PDA

View Full Version : WANITA ITU ADALAH ANISSA - Page 1-10


r4hm4_76
12th August 2008, 09:08 AM
ada lanjutannya ga yah???

Dewi
12th August 2008, 09:36 AM
WANITA ITU ADALAH ANISSA


Perjalanan hidup yang panjang dan berliku selalu bisa membuat seseorang berubah, yang biasa menjadi luar biasa, yang kerdil menjadi dewasa, dan yang bodoh menjadi pintar.
Seperti Anissa yang dahulu hanya seorang gadis polos biasa, gadis desa yang hanya bisa tersenyum malu jika ada yang memuji atau merayunya.Tapi perjalanan panjang hidupnya mengubah anissa menjadi seorang wanita yang tegar, dewasa,bijak dan smart. Berangkat dari desa ke kota besar seperti Jakarta hanya berbekall ijazah SMU 8 tahun silam membuat anissa hanya berani menerima pekerjaan sebagai pelayan restoran. Namun pengalaman pertamanya merantau mempertemukan anissa dengan jodoh di awal tahun ke dua ia merantau.
Adalah Dahlan seorang laki laki berkebangsaan singapura yang tengah bertugas di Jakarta yang mampu meluluhkan hati polos anissa.Tergiur pada kemapanan dan perubahan hidup anissa menerima pinangan laki laki tersebut, Walau ia tahu sebagai istri ke dua sedangkan istri pertama laki laki itu berada di singapura.
Pengalaman berharga bagi anissa menjadi istri ke dua yang tak pernah di bayangkan oleh orang tuanya di kampung. Namun demikian orang tua anissa di kampung menerima dengan lapang dada nasib yang akan di jalani putri mereka. Anissa pun mulai menjalani kehidupannya sebagai seorang istri dengan baik dan melahirkan dua orang putri yang sangat cantik Kehidupan bahagia impian anissa terwujud. Tapi seiring waktu berlalu, di mulai dengan kembalinya sang suami ke singapura karena 5 th masa tugasnya di Jakarta telah berakhir perlahan lahan kebahagiaan rumah tangga anissa mulai terusik.
Tahun tahun pertama kepulangan dahlan ke singapura tidak mengubah apapun, dahlan masih sering datang ke Jakarta untuk menunaikan kewajibannya sebagai seorang suami dan ayah dua orang putri mereka. Dua bulan sekali ia pulang untuk anissa, semua hal di jalani seperti biasa walau hanya hitungan hari dahlan berada di rumah.
Namun hari berganti minggu, minggu berganti bulan dahlan makin jarang pulang atau berkirim kabar. Ada saja alasan nya jika anissa bertanya mengapa.Terkadang orang tua anissa menanyakan kabar suaminya, namun anissa berbohong dengan mengatakan dahlan sedang ke luar negeri. Anissa tidak ingin orang tuanya ikut memikirkan nasib rumah tangganya.Anissa tidak ingin orang tua dan adik adiknya resah dan khawatir.
Genap tujuh tahun pernikahan Anissa dan suaminya genap pula tiga tahun dahlan tidak berkabar berita, Anissa tidak lagi berusaha menuntut haknya. Karena satu hal yang di tunggu tunggu telah di terima nya.Satu kepastian telah di kirimkan dahlan melalui surat yaitu keputusan cerai dengan alasan tidak ingin menyiksa hidup anissa.
Anissa dan kedua putrinya kini hidup sendiri, beruntung sebelumnya anissa sempat meneruskan kuliah di bidang perhotelan untuk mengisi waktu luangnya dan dahlan meninggalkan sedikit bekal hidup bersama surat cerainya.
Meski pahit tapi anissa mencoba untuk tegar, keterpaksaan seperti yang ia lakukan ketika memutuskan untuk menikah dan menjadi istri kedua. Demi kedua putrinya anissa tidak larut dalam kesedihan karena ia harus bisa bertahan hidup dan mempertahankan apa yang menjadi tanggung jawab nya kini.
Sedangkan kedua putrinya yang belum mengerti akan hidup dan kehidupan orang tua mereka menjalani hidup dengan normal walau kadang bertanya tentang ayah mereka tapi selalu di jawab dengan kebohongan oleh anissa. Setiap kali ke dua putrinya bertanya anissa selalu menjawab ayah mereka sedang bertugas dan akan pulang jika mereka sudah berulang tahun.

Kini setelah dua tahun kesendirian anissa sebagai janda dan single parent, anissa sudah dapat menikmati menjadi orang tua single bagi anak anaknya dan mereka pun tidak lagi banyak bertanya tentang ayah mereka.
Anissa telah bekerja di sebuah hotel berbintang, kecerdasan,kejujuran dan kedisiplinannya dalam bekerja mengantarnya menduduki jabatan sebagai front office manager dengan fasillitas dan gaji yang lumayan.
Kedua putrinya pun telah bersekolah di sekolah yang berkualitas dan tumbuh menjadi anak anak yang cerdas dan lincah mereka tidak lagi mengingat ayah mereka yang mereka tahu hanyalah anissa adalah ibu sekaligus ayah bagi mereka.
Selama itu pula anissa jarang mengunjungi keluarganya di kampung hanya telp dan kiriman uang saja yang sampai pada keluarganya, kompensasi dari kesibukannya.
Sehingga ketika ayahnya meniggalpun anissa tidak sempat untuk pulang ,Anissa pun tetap mengabarkan kebahagiaan rumah tangganya dan tidak memberitahukan bahwa dahlan sudah menceraikannya.
Pagi ini anissa telah berencana ingin mengajak kedua putrinya untuk mengunjungi nenek mereka di kampung.Maka ia pun bersiap dan mempersiapkan keperluan kedua putrinya dua hari sebelumnya mengingat perjalanan memakan waktu satu satu malam.
Anissa memutuskan mengendarai mobil kantornya dengan mengajak udin supirnya agar dapat bergantian mengemudi.
“ Cantik…Cinta… Sudah siap belum sayang sudah hampir jam lima lho…!!!”
“ Sudah bunda, adik masih pakai baju tuh..!” Cantik putri pertama nya muncul di depan pintu kamar anissa membuat wanita itu tersenyum.
Lalu ia pun menggandeng tangan anaknya itu ke kamar untuk melihat adiknya.
“ Ada kesulitan sayang…?” Tanyanya saat mendapati putri bungsunya memakai baju dengan susah payah.
“ Iya nih…bunda, susah sekali di kancingnya..!!” Gadis kecil itu merajuk manja.
“ Nah sekarang sudah selesai, trus bawa koper kalian ke mobil ya.. bunda akan ke dapur dulu “ Kata anissa sambil berjalan ke luar dari kamar putrinya.
Di dapur atun sudah selesai mempersiapkan bekal untuk perjalanan mereka.Melihat anissa datang ,atun bergegas hendak membawa bekal tersebut ke mobil.
“ Eh..tunggu atun…” Cegah anissa sebelum atun berlalu.
“ Ya bu…ada apa..?” Tanya atun santun
“ Tun, tolong kamu rapikan kamar depan dan tengah ya…soalnya nanti keluarga saya mau tinggal di sini juga..”Jelas anissa
“ Ohhh ibu sepuh mau pindah ke sini to…?” Atun bertanya dengan logat jawanya yang sangat kental.
“ Iya…makanya nanti saya pergi satu minggu jadi kamu jaga rumah baik baik ya…!!!” Pesan anissa yang di ikuti dengan anggukan santun oleh atun. Lalu mereka sama sama berjalan ke luar.
Cantik dan Cinta serta udin telah menunggu di dalam mobil, hari masih buta saat mereka memulai perjalanan ke luar kota.
Sebuah rindu bergulir di hati anissa sehingga terkadang tak sabar ia mengendarai mobilnya, kedua putrinya sangat kembira dan menikmati perjalanan tersebut.Mereka bernyanyi dan bercanda, sedangkan udin meneruskan tidurnya di tempat duduk belakang.

bocil
21st August 2008, 03:33 PM
bagus juga novelnya