niex
14th August 2008, 03:43 PM
Menata interior adalah pekerjaan yang melibatkan emosi untuk mewujudkan rencana, impian, gagasan/keinginan pribadi, kesempatan berganti suasana baru, tren baru dan gaya hidup baru yang lebih segar dan sehat.
Untuk merangkai semuanya menjadi suatu tatanan interior hunian yang apik, perlu dimulai dari kepedulian penghuni terhadap tempat tinggalnya. Kepribadian penghuni akan tercermin pada penataan huniannya.
Mengenali diri sendiri
Sebelum menata rumah, sebaiknya kenali diri sendiri dan karakter anggota keluarga. Misalnya, apakah termasuk pribadi yang ceria, temperamental, atau lembut. Warnawarna serta bentuk tatanan interior yang berani biasanya akan cocok untuk si ceria, serta warna-warna kalem untuk meredam si temperamental.
Mengenali kebutuhan
Perlu membuat daftar mulai dari kebutuhan primer, sekunder dan tersier yang akan ditampung dalam ruangruang di rumah. Dengan mengetahui kebutuhan, maka dapat direncanakan barang-barang yang dibutuhkan sehingga tujuan penataan interior akan lebih terfokus.
Mengutamakan fungsi
Menata perabotan utama yang fungsional akan lebih berguna daripada yang bersifat dekoratif belaka. Apabila semua kebutuhan fungsi telah terpenuhi, barulah berpikir untuk menempatkan barang-barang dekoratif tambahan dalam tatanan interior.
Mengetahui besaran ruang
Sebelum membeli perabot dan aksesoris interior, perlu diukur luas ruangan serta dimensi perabot yang akan diterapkan pada ruangan tersebut. Yang penting ukurannya proporsional, tidak terlalu besar dan tak terlalu kecil, terhadap ruangan yang akan ditempatinya.
Meletakkan dengan benar
Pastikan perabotan diletakkan pada posisi yang benar. Misalnya tempat tidur hendaknya ditempatkan bersandar pada dinding ruang tidur, tidak pada jendelanya. Penempatan sofa pada ruang duduk sebaiknya tidak mengganggu area sirkulasi ruangan.
Tempatkan benda-benda seni
Untuk mendapatkan aksen menarik dari ruangan yang akan membuat ruangan tidak monoton dan membosankan, perlu penempatan benda-benda seni seperti lukisan, patung, juntaian kain.
sumber : www.wawasandigital.com
Untuk merangkai semuanya menjadi suatu tatanan interior hunian yang apik, perlu dimulai dari kepedulian penghuni terhadap tempat tinggalnya. Kepribadian penghuni akan tercermin pada penataan huniannya.
Mengenali diri sendiri
Sebelum menata rumah, sebaiknya kenali diri sendiri dan karakter anggota keluarga. Misalnya, apakah termasuk pribadi yang ceria, temperamental, atau lembut. Warnawarna serta bentuk tatanan interior yang berani biasanya akan cocok untuk si ceria, serta warna-warna kalem untuk meredam si temperamental.
Mengenali kebutuhan
Perlu membuat daftar mulai dari kebutuhan primer, sekunder dan tersier yang akan ditampung dalam ruangruang di rumah. Dengan mengetahui kebutuhan, maka dapat direncanakan barang-barang yang dibutuhkan sehingga tujuan penataan interior akan lebih terfokus.
Mengutamakan fungsi
Menata perabotan utama yang fungsional akan lebih berguna daripada yang bersifat dekoratif belaka. Apabila semua kebutuhan fungsi telah terpenuhi, barulah berpikir untuk menempatkan barang-barang dekoratif tambahan dalam tatanan interior.
Mengetahui besaran ruang
Sebelum membeli perabot dan aksesoris interior, perlu diukur luas ruangan serta dimensi perabot yang akan diterapkan pada ruangan tersebut. Yang penting ukurannya proporsional, tidak terlalu besar dan tak terlalu kecil, terhadap ruangan yang akan ditempatinya.
Meletakkan dengan benar
Pastikan perabotan diletakkan pada posisi yang benar. Misalnya tempat tidur hendaknya ditempatkan bersandar pada dinding ruang tidur, tidak pada jendelanya. Penempatan sofa pada ruang duduk sebaiknya tidak mengganggu area sirkulasi ruangan.
Tempatkan benda-benda seni
Untuk mendapatkan aksen menarik dari ruangan yang akan membuat ruangan tidak monoton dan membosankan, perlu penempatan benda-benda seni seperti lukisan, patung, juntaian kain.
sumber : www.wawasandigital.com