PDA

View Full Version : pe-es-ka


triamiz
27th August 2008, 11:09 AM
pekerja seks komersial (PSK) adalah sampah masyarakat yang kerap dirazia, lalu dimasukan direhabilitasi dan diberi pengarahan. sayangnya setelah keluar tetap aja mereka akan beroperasi lagi.
menurut teman2 hukuman apa seh yg pantas buat mereka agar jera?:confused:

bocil
28th August 2008, 07:08 PM
sebenarnya nih mba..kalo aku sih lebih baik kalo psk itu dikasih kerjaan yang lebih baik..sebenarnya mereka kan ga pengen juga kaya gitu...kalo ada kerjaan pastinya mereka juga mau ninggalin..hmmm tapi aku bukannya pro sama mereka yah..tapi yah itulah hidup kadang-kadang impian dengan kenyataan tidak sama..tinggal gmn cara kita bisa menghadapinya. kalo soal hukuman biar hanya Tuhan saja yang berhak...

salam :cool:

setyowati79
31st August 2008, 09:36 PM
Sangat sulit untuk memberantas PSK....selama dunia masih berputar, dipastikan yg namanya PSK masih akan tetap eksis.
PSK bukan hanya berasal dari golongan ekonomi lemah saja, tetapi banyak PSK2 kelas atas atau PSK yg terselubung.

1. PSK kelas rendah.....biasanya berkeliaran di lokalisasi2 kelas bawah, atau menjajakan diri di pinggir jalan.... untuk daerah jakarta dan sekitarnya, psk2 ini banyak yg berasal dari daerah Pantura-Jawa Barat.
(tarif: mulai dari 20rb sd 100rb per transaksi) termasuk di dalamnya PSK2 yg sudah memasuki usia tua, 30 tahun ke atas.

2. PSK kelas menengah....primadona2 di lokalisasi kelas bawah, atau yg biasa menunggu calon mangsanya di pub2 atau bar2 kelas menengah.....biasanya berumur 17th sd 25thn. (tarif mulai dari 150rb sd 500rb per transaksi)

3. PSK kelas atas ... biasanya transaksi diatur oleh germo2 via telepon, dan hanya mau melayani pelanggan di hotel2 berbintang atau club2 ternama....biasanya PSK asing, dan beberapa artis yg "nyambi". Tarif sekali transaksi mulai dari 1juta rupiah.

4. PSK terselubung....yg menjadi simpanan beberapa pejabat/ atasan, biasanya demi uang, tapi ada beberapa yg juga demi nafsu dan keamanan.

klo seorang mantan PSK memasuki masa pensiun, biasanya dia akan banting setir menjadi germo, dengan cara mencari calon2 psk baru guna di"berdayakan" pada para pelanggan lama.

setyowati79
31st August 2008, 09:37 PM
sebenarnya nih mba..kalo aku sih lebih baik kalo psk itu dikasih kerjaan yang lebih baik..sebenarnya mereka kan ga pengen juga kaya gitu...kalo ada kerjaan pastinya mereka juga mau ninggalin..hmmm tapi aku bukannya pro sama mereka yah..tapi yah itulah hidup kadang-kadang impian dengan kenyataan tidak sama..tinggal gmn cara kita bisa menghadapinya. kalo soal hukuman biar hanya Tuhan saja yang berhak...

salam :cool:

I agree with u

setyowati79
31st August 2008, 09:42 PM
pekerja seks komersial (PSK) adalah sampah masyarakat yang kerap dirazia, lalu dimasukan direhabilitasi dan diberi pengarahan. sayangnya setelah keluar tetap aja mereka akan beroperasi lagi.
menurut teman2 hukuman apa seh yg pantas buat mereka agar jera?:confused:

Mbak, maling klo dihukum penjara, keluar dari penjara bisa naik pangkat jadi rampok lho.:D

Coba klo mbak yg terpaksa jadi PSK, trus kena razia? gimana hayo perasaan mbak?:rolleyes:

Jadi sebenarnya bukan hukuman yg mereka butuhkan. Kita yg harus pro aktif merangkul mereka, dan menarik mereka keluar dari lembah hitam tersebut...apalagi untuk PSK2 yg "baru terjun". Beri mereka keterampilan, bimbingan rohani, plus modal untuk membuka usaha.

Klo untuk PSK yg sudah bolak balik kena ciduk, biasanya mereka relatif tidak mempan dengan cara2 di atas...karena mereka sudah keenakan mendapat uang. Tapi mereka tetap harus dirangkul....cuma mungkin tidak semudah dan secepat PSK2 yg masih baru.;)

triamiz
3rd September 2008, 07:15 AM
wah setyowati hebat be-eng ya sampai tahu daftar harga sgala :D:D

jadi yg kena gedor lagi2 pemerintah nih biar membuka lapangan kerja sebanyak2nya tuk ngurangi pengangguran sekaligus psk.
cuma saya penasaran nih berapa persen sih psk yg tertarik untuk pindah profesi setelah mereka menekuni pekerjaan mereka ini yg tentulah penghasilannya lebih dibandingkan kalo mereka bekerja sebagai tenaga kasar, pembantu misalnya?

point saya bukan hukuman seperti penjara atau isolasi dari masyarakat, tapi apa sih yang bisa membuat mereka jera, toh saya juga yakin mereka juga tahu perbuatan terkutuk itu imbalannya ya neraka. tapi mereka ga takut tuh apalagi malu.

setyowati79
3rd September 2008, 07:31 AM
wah Setyowati Hebat Be-eng Ya Sampai Tahu Daftar Harga Sgala :d:d

Jadi Yg Kena Gedor Lagi2 Pemerintah Nih Biar Membuka Lapangan Kerja Sebanyak2nya Tuk Ngurangi Pengangguran Sekaligus Psk.
Cuma Saya Penasaran Nih Berapa Persen Sih Psk Yg Tertarik Untuk Pindah Profesi Setelah Mereka Menekuni Pekerjaan Mereka Ini Yg Tentulah Penghasilannya Lebih Dibandingkan Kalo Mereka Bekerja Sebagai Tenaga Kasar, Pembantu Misalnya?

Point Saya Bukan Hukuman Seperti Penjara Atau Isolasi Dari Masyarakat, Tapi Apa Sih Yang Bisa Membuat Mereka Jera, Toh Saya Juga Yakin Mereka Juga Tahu Perbuatan Terkutuk Itu Imbalannya Ya Neraka. Tapi Mereka Ga Takut Tuh Apalagi Malu.

Mbak...setahu Saya, Banyak Dari Mereka Yg Berasal Dari Daerah2 Pantura Jabar Spt Indramayu,dan Karawang

Di Daerah Tersebut Memang Terkenal Sbg Lumbung Beras Dengan Adanya Sawah2 Yg Bertebaran Di Mana2. Tapi....sawah2 Itu Bukan Milik Mereka....sawah2 Itu Milik Para Tauke2 Dari Jakarta. Jadi Penduduk Asli Banyak Yg Bekerja Hanya Menjadi Buruh Tani Dengan Upah Tidak Lebih Dari 10rb Per Hari.

Dan Terutama Di Beberapa Desa Di Pantura....ada Kebiasaan....untuk Menikahkan Putri2 Mereka Ketika Baru Memasuki Usia Akhil Balig...biasanya Dijodohkan Dengan Pria2 Yg Jauh Lebih Tua...menikah Hanya Selama 3-6 Bulan (biasanya Pada Masa Panen Raya), Lalu Bercerai....jadi Disana Ada Banyak Janda2 Muda Usia 13-15tahun Yg Hanya Berpendidikan Tidak Lulus Sd Yg Tidak Memiliki Ketrampilan Apapun.

Nah, Biasanya Oleh Keluarga, Janda2 Ini Dititipkan Ke Kerabat2 (biasanya Ke Kakak Yg Sudah Lebih Dulu Eksis) Yg Melacur Ke Jakarta Untuk Juga Terjun Sbg Pelacur (didaerah Mereka, Lebih Terhormat Usia 13-15 Tahun Menjadi Janda N Pelacur, Daripada Yg Tetap Sekolah, Hanya Menghabiskan Uang Ortu)

Klo Jadi Pembantu Rumah Tangga....banyak Dari Penduduk Di Sana Yg Pergi Sbg Tkw, Ke Arab, Hk Or Malay (di Samping Rumah Ada Pangkalan Tkw Untuk Ke Malay...90% Asal Indramayu N Kerawang), Cuma....karena Memang Dari Awal Mentalnya Kurang Bener, Jadinya Di Sana Mereka Juga Nyambi...biasanya Dengan Majikan Pria, Dg Maksud Siapa Tahu Bisa Jadi Ismud:d, Cuma Mereka Salah Perhitungan...begitu Hamil, Bukannya Dinikah, Malah Dikembalikan Ke Indonesia.

setyowati79
3rd September 2008, 07:36 AM
Dan Khusus Untuk Daerah Indramayu, Ada Legenda Yg Mengatakan Bahwa....semua Wanita Asli Indramayu Dikutuk Menjadi Pelacur Oleh Raja Dari Sumedang....karena Penguasa Indramayu Kala Itu Serakah Ingin Mengokupasi Daerah Kekuasaan Kerajaan Sumedang Larang....:d

Itu Aku Baca Dari Majalah Misteri....hehehehe

setyowati79
3rd September 2008, 07:37 AM
Jadi Menurut Saya....it's Impossible To Erase The Prostitution Activities, As Long As They Still Get/ Have Their Customers.....

Klo Bahasa Ekonominya.....hukum Demand-supply Lah Ya

bocil
11th September 2008, 08:33 AM
yah sebenernya sih...pe es ka...atau apalah namanya itu...ga mungkin ada kalo ga ada yang mau bukan?? maksudnya nih para lelaki di luar sana yang ga pernah merasa puas akan pasangannya...cari deh alternative lain yah itu dengan pe es ka..masalahnya sekarang..gmn supaya itu diminimalkan kelakuan kaya gitu...caranya yah bisa dengan tutup tempat hiburan yang ada menyediakan pe es ka..