Aneka Mainan Dari Barang Bekas - Forum.Tabloidnova.com

Go Back   Forum.Tabloidnova.com > Gaya Hidup, Wira.usaha

Notices

Reply
Thread Tools Display Modes
Unread 23rd January 2009, 03:18 PM   #1
moon
Senior Member
 
User ID: 4149
Join Date: Jan 2009
Location: depok
Posts: 132
Thanks: 0
Thanked 4 Times in 4 Posts
moon is on a distinguished road
Thumbs up Aneka Mainan Dari Barang Bekas

Yuk, berkunjung ke rumah kami! Hampir di tiap sudut rumah kami yang mungil, pasti ada mainan anak-anakku. Ada kereta-keretaan, boneka, pasel, buku-buku cerita, balon plastik, kuda-kudaan, bola, perkakas masak-masakan, dan sebagainya. Serasa di taman bermain saja. Hal ini agar kedua anakku, Zuza dan Amira suka dengan suasana rumahnya. Kaya akan mainan, hehehe..Bukan mereka saja’loh yang suka berlama-lama di rumah, juga sepupunya, kerabat, anak-anak tetangga dan teman-teman sekolah Zuza yang datang juga sangat betah berkunjung ke rumah kami. Wajarlah, di usia mereka yang masih anak-anak itu memang dunianya bermain. Maka aneka mainan yang ada di rumah menjadi surga buat mereka.

Eit jangan salah, tidak semua mainan yang aku dan suamiku beli itu harus beli dan mahal’loh! Tidak semua.. Melainkan banyak sekali mainan-mainan yang kami suka buat sendiri yang asalnya dari sesuatu yang nyaris menjadi sampah. Heem..sampah! Bagaimana tidak? Saya termasuk suka mengumpulkan kotak-kotak mungil bekas kemasan pasta gigi, obat, makanan ringan, cokelat, dan macam-macam yang bentuknya unik dan lucu, serta masih laik pakai. Bisa jadi ’Si Pengolektor Sampah’. Darisana saya sering menuangkan ide untuk membuat suatu mainan yang tentunya harus disukai anak-anak.

Seperti misalnya lima kotak kemasan bekas pasta gigi, saya bisa membuat lima gerbong kereta api yang masing-masing di cat dengan satu warna hingga kalau terangkai menjadi kereta api dengan aneka gerbong warna-warni. Atau bekas kardus mesin cuci yang saya hias sedemikian rupa untuk menjadi rumah-rumahan ’Barbie’ buat Amira dan kakaknya. Sedangkan botol susu bekas sang kakak bisa dirangkai menjadi telepon-telepon dengan menambah tali putih panjang di antaranya atau patung boneka yang dihias dengan kertas warna-warni. Kotak-kotak kue bergambar dadu bisa menjadi dadu untuk belajar berhitung. Untuk tas mainan, saya membuatnya dari karung beras berukuran 5 kilogram. Bahkan pada 17 Agustusan lalu, saya menghias sepeda Amira dengan plastik-plastik bekas pampers, sabun cuci, jajanan, dan hiasan bendera plastik bekas untuk mengikuti parade sepeda hias di komplek perumahan kami. Hasilnya, meskipun ’cuma’ juara 4, namun saya puas karena melihat Amira yang senang dengan hiasan sepedanya sekaligus sambil mengkampanyekan penggunaan ’sampah rumahan’ menjadi barang yang bisa cantik dan bermanfaat. Hemat pula!

Penggunaan barang-barang bekas yang ada di rumah menjadi aneka mainan merupakan suatu gagasan bukan tanpa maksud. Saya berharap Amira dan kakaknya bisa berpikir kreatif, inovatif dan tidak banyak tergantung dari sesuatu yang baru. Darisana pula sekaligus mereka juga belajar dan menerapkan cinta lingkungan dengan memanfaatkan barang-barang bekas tersebut menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat. Hal ini penting mengingat penanaman cinta lingkungan kepada mereka sejak dini amatlah penting. Tentu saja penerapan tersebut dengan memberikan contoh, lewat bahasa dan kata-kata sederhana serta berkreasi yang menyenangkan dengan daya tangkap mereka.

Meski saya belum bisa menjelaskan betapa sampah-sampah plastik itu susah sekali untuk di daur ulang dan terlalu banyak ada di sekitar kita secara gamblang kepada Amira, namun dengan berkreasi dengan barang-barang bekas di rumah menjadi mainannya -yang kebanyakan berasal dari plastik- itu bisa menjelaskannya secara eksplisit kepada Amira. Dengan begitu, saya berharap Amira juga tidak begitu saja membuang botol susunya, plastik jajanannya atau bekas kotak plastik kuenya tanpa berkreasi dengan mereka terlebih dahulu.

Oya, coba lihat! Dengan aneka plastik bekas kemasan pampers dan tisu Sweety ini, saya membuat Amira berhias a’la perempuan Indian. Dengan gelang tangan, ikat kepala, rok rumbai dan gelang kaki yang semuanya dari plastik Sweety, Amira tampak lucu, bukan? Nah, ayo manfaatkan barang-barang bekas di rumah sebelum menjadi sampah untuk menjadi sesuatu yang menarik. Dengan begitu, sama saja kita hemat penggunaan plastik dan mencintai lingkungan kita sendiri, bukan?

Semoga tulisan ini menjadi inspirasi untuk ibu yang senang bermain dengan anak-anaknya, atau mungkin berwirausaha dan berkreasi dengan barang-barang bekas di rumah? Siapa takut~@
moon is offline   Reply With Quote
Unread 25th January 2009, 11:31 PM   #2
bunda_n@y@
Senior Member
 
bunda_n@y@'s Avatar
 
User ID: 4568
Join Date: Jan 2009
Posts: 169
Thanks: 0
Thanked 1 Time in 1 Post
bunda_n@y@ is on a distinguished road
Default

ada gambar-2nya gak jeung, jadi penasaran pengen liat kreasinya. aku juga termasuk kolektor sampah, tapi biasanya aku manfaatkan buat wadah-2 seperti tempat kunci, kardus sepatu jadi tempat sampah, tapi kalo dibuat mainan belum pernah. thx
bunda_n@y@ is offline   Reply With Quote
Unread 30th January 2009, 02:34 PM   #3
moon
Senior Member
 
User ID: 4149
Join Date: Jan 2009
Location: depok
Posts: 132
Thanks: 0
Thanked 4 Times in 4 Posts
moon is on a distinguished road
Default

SY MO UP LOAD FOTO, LAMA BGT..BERAT KALI'YA..nanti sy coba lg
moon is offline   Reply With Quote
Unread 30th January 2009, 07:58 PM   #4
rini.astuti
Senior Member
 
rini.astuti's Avatar
 
User ID: 564
Join Date: Sep 2008
Location: serang baru
Posts: 1,088
Thanks: 17
Thanked 13 Times in 11 Posts
rini.astuti is on a distinguished road
Default

Quote:
Originally Posted by moon View Post
SY MO UP LOAD FOTO, LAMA BGT..BERAT KALI'YA..nanti sy coba lg
Ditunggu loh
rini.astuti is offline   Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 07:10 PM.

 

Powered by vBulletin® Version 3.7.5
Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.
Copyright Tabloid Nova